40 Classic Red Nail Art Designs louboutin do na fir

40 Classic Red Nail Art Designs

2
9441

While there are number of colors to chose from as far as nail paints are concerned, ask any woman what is the best color for her nails or the one that she longs to have the most and she will tell you it is red. The appeal of the color red is universal. It was the original color in which nail polish used to come and there is a reason for that; the color red is universally seductive and the opposite sex is naturally attracted to this color. You may not be aware of this, but when a woman paints her nails red, she naturally becomes more confident and her gestures naturally more feminine. Such is the power of the color red.

red nail art (24)
If you thought that the only option while going for red painted nails is to paint them on simply, then that would be far from the truth. Now girls who love having their nails painted have started experimenting with nail art, then why should we not explore the possibilities of creating nail art using the color red?

red nail art (2)

We give here a few options for nail art that you can try using your favorite shade of red nail polish. These are just a few suggestions to get you going, you can experiment with variations that you find appealing:

Glitter French nail art: This is a simple way of painting your nails only on the tips in the way that is done after a French manicure and adding a lining of glitter to make it appealing and jazzy.

red nail art

Red with black and silver: Red works well with black and if you throw in silver, you have a party going on right on your nails. You can start with a red base and then draw some patterns with black and edge these with silver nail polish.

SAMSUNG

Red ladybug nails: Ladybugs are cute beetles who serendipitously come in the color combination of red and black. There is black in the front part. Red in the body and a dividing line with black and then red dots to complete the look.

red nail art (1)

Red flower and crystal art: You can create floral art on the nails and stick a rhinestone in the center to make it look really pretty and dressy.

red nail art (4)

Red caviar for nails: These are actually shiny micro beads that come in different colors. After painting all your nails red, you can stick on red caviar on alternative nails to create a new and different look.

red nail art (27)

Red polka dots: You can simply paint your nails in a lighter hue and use a dotting tool to create cute polka dots in red all over the nail.

red nail art (16)

Red velvet: Paint the nails red simply and give it a velvet finish for the extra special look

red nail art (33)

Red paisley: You can work with red nails to draw paisley flowers for that quaint and innocent quality. If you are pairing this with a dress of the same print the overall effect will be really good.

red nail art (21)

Red leopard print: Creating leopard print effect on the red painted nails is yet another look that will make your nails look special.

red nail art (11)

Red cherry blossom with Chinese symbol: The Chinese revere the color red and cherry blossoms and combining these along with a Chinese symbol will create an oriental look for your nails.

red nail art (35)

Red and yellow roses: Instead of going all red, you can combine a pattern that has both red and yellow flowers for a great and cool look on your nails.

red nail art (6)

Red snake skin: Snake skin pattern is another option that will look very striking and seductive at the same time.

red nail art (23) If you have any other ideas do share it with us.

red nail art (3)

red nail art (5)

red nail art (7)

red nail art (9)

red nail art (10)

red nail art (12)

red nail art (13)

red nail art (14)

red nail art (15)

red nail art (17)

red nail art (18)

red nail art (19)

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

red nail art (22)

red nail art (25)

red nail art (26)

red nail art (28)

red nail art (29)

red nail art (30)

red nail art (31)

red nail art (32)

red nail art (34)

red nail art (36)

2 COMMENTS

  1. samantha makuvire

    very easy n straight .nys

    Reply
  2. sumaiya

    Sooooo nice and cute darlin..

    Reply

LEAVE A REPLY Cancel reply


louboutin do na fir

christian louboutin wedding collection
cristiano louboutin las vegas
Christian Louboutin.com
louboutin hakken
ルブタン

Hikmatun

Santapan rohani menuju negeri abadi

Status blog Peribadi Mu’awwiyah r.a

Sifat-sifat Nabi Muhammad S.a.w

Julai 15, 2007

Ahmad Nizam Awang Al-Deenul Islam, Nabi dan sahabat sejarah islam, sifat nabi Muhammad, sirah nabi 571 Komen

Fizikal Nabi Muhammad SAW

T elah dikeluarkan oleh Ya’kub bin Sufyan Al-Faswi dari Al-Hasan bin Ali ra. katanya: Pernah aku menanyai bapa saudaraku (dari sebelah ibu) Hind bin Abu Halah, dan aku tahu dia memang sangat pandai mensifatkan perilaku Rasulullah SAW, padahal aku ingin sekali untuk disifatkan kepadaku sesuatu dari sifat beliau yang dapat aku mencontohinya, maka dia berkata: Adalah Rasulullah SAW itu seorang yang agung yang senantiasa diagungkan, wajahnya berseri-seri layak bulan di malam purnamanya, tingginya cukup tidak terlalu ketara, juga tidak terlalu pendek, dadanya bidang, rambutnya selalu rapi antara lurus dan bergelombang, dan memanjang hingga ke tepi telinganya, lebat, warnanya hitam, dahinya luas, alisnya lentik halus terpisah di antara keduanya, yang bila beliau marah kelihatannya seperti bercantum, hidungnya mancung, kelihatan memancar cahaya ke atasnya, janggutnya lebat, kedua belah matanya hitam, kedua pipinya lembut dan halus, mulutnya tebal, giginya putih bersih dan jarang-jarang.

Di dadanya tumbuh bulu-bulu yang halus, tengkuknya memanjang, berbentuk sederhana, berbadan besar lagi tegap, rata antara perutnya dan dadanya, luas dadanya, lebar antara kedua bahunya, tulang belakangnya besar, kulitnya bersih, antara dadanya dan pusatnya dipenuhi oleh bulu-bulu yang halus, pada kedua teteknya dan perutnya bersih dari bulu, sedang pada kedua lengannya dan bahunya dan di atas dadanya berbulu pula, lengannya panjang, telapak tangannya lebar, halus tulangnya, jari telapak kedua tangan dan kakinya tebal berisi daging, panjang ujung jarinya, rongga telapak kakinya tidak menyentuh tanah apabila beliau berjalan, dan telapak kakinya lembut serta licin tidak ada lipatan, tinggi seolah-olah air sedang memancar daripadanya, bila diangkat kakinya diangkatnya dengan lembut (tidak seperti jalannya orang menyombongkan diri), melangkah satu-satu dan perlahan-lahan, langkahnya panjang-panjang seperti orang yang melangkah atas jurang, bila menoleh dengan semua badannya, pandangannya sering ke bumi, kelihatan dia lebih banyak melihat ke arah bumi daripada melihat ke atas langit, jarang dia memerhatikan sesuatu dengan terlalu lama, selalu berjalan beriringan dengan sahabat-sahabatnya, selalu memulakan salam kepada siapa yang ditemuinya.

Kebiasaannya

Kataku pula: Sifatkanlah kepadaku mengenai kebiasaannya!
Jawab bapa saudaraku: Adalah Rasulullah SAW itu kelihatannya seperti orang yang selalu bersedih, senantiasa banyak berfikir, tidak pernah beristirehat panjang, tidak berbicara bila tidak ada keperluan, banyak diamnya, memulakan bicara dan menghabiskannya dengan sepenuh mulutnva, kata-katanya penuh mutiara mauti manikam, satu-satu kalimatnya, tidak berlebih-lebihan atau berkurang-kurangan, lemah lembut tidak terlalu kasar atau menghina diri, senantiasa membesarkan nikmat walaupun kecil, tidak pernah mencela nikmat apa pun atau terlalu memujinya, tiada seorang dapat meredakan marahnya, apabila sesuatu dari kebenaran dihinakan sehingga dia dapat membelanya.

Dalam riwayat lain, dikatakan bahawa dia tidak menjadi marah kerana sesuatu urusan dunia atau apa-apa yang bertalian dengannya, tetapi apabila dia melihat kebenaran itu dihinakan, tiada seorang yang dapat melebihi marahnya, sehingga dia dapat membela kerananya. Dia tidak pernah marah untuk dirinya, atau membela sesuatu untuk kepentingan dirinya, bila mengisyarat diisyaratkan dengan semua telapak tangannya, dan bila dia merasa takjub dibalikkan telapak tangannya, dan bila berbicara dikumpulkan tangannya dengan menumpukan telapak tangannya yang kanan pada ibu jari tangan kirinya, dan bila dia marah dia terus berpaling dari arah yang menyebabkan ia marah, dan bila dia gembira dipejamkan matanya, kebanyakan ketawanya ialah dengan tersenyum, dan bila dia ketawa, dia ketawa seperti embun yang dingin.

Berkata Al-Hasan lagi: Semua sifat-sifat ini aku simpan dalam diriku lama juga. Kemudian aku berbicara mengenainya kepada Al-Husain bin Ali, dan aku dapati ianya sudah terlebih dahulu menanyakan bapa saudaraku tentang apa yang aku tanyakan itu. Dan dia juga telah menanyakan ayahku (Ali bin Abu Thalib ra.) tentang cara keluar beliau dan masuk beliau, tentang cara duduknya, malah tentang segala sesuatu mengenai Rasulullah SAW itu.

Keadaannya di rumah

Berkata Al-Hasan ra. lagi: Aku juga pernah menanyakan ayahku tentang masuknya Rasulullah SAW lalu dia menjawab: Masuknya ke dalam rumahnya bila sudah diizinkan khusus baginya, dan apabila dia berada di dalam rumahnya dibahagikan masanya tiga bahagian. Satu bahagian khusus untuk Allah ta’ala, satu bahagian untuk isteri-isterinya, dan satu bahagian lagi untuk dirinya sendiri. Kemudian dijadikan bahagian untuk dirinya itu terpenuh dengan urusan di antaranya dengan manusia, dihabiskan waktunya itu untuk melayani semua orang yang awam mahupun yang khusus, tiada seorang pun dibezakan dari yang lain. Di antara tabiatnya ketika melayani ummat, dia selalu memberikan perhatiannya kepada orang-orang yang terutama untuk dididiknya, dilayani mereka menurut kelebihan diri masing-masing dalam agama.

Ada yang keperluannya satu ada yang dua, dan ada yang lebih dari itu, maka dia akan duduk dengan mereka dan melayani semua urusan mereka yang berkaitan dengan diri mereka sendiri dan kepentingan ummat secara umum, cuba menunjuki mereka apa yang perlu dan memberitahu mereka apa yang patut dilakukan untuk kepentingan semua orang dengan mengingatkan pula: “Hendaklah siapa yang hadir menyampaikan kepada siapa yang tidak hadir. Jangan lupa menyampaikan kepadaku keperluan orang yang tidak dapat menyampaikannya sendiri, sebab sesiapa yang menyampaikan keperluan orang yang tidak dapat menyampaikan keperluannya sendiri kepada seorang penguasa, nescaya Allah SWT akan menetapkan kedua tumitnya di hari kiamat”, tiada disebutkan di situ hanya hal-hal yang seumpama itu saja. Dia tidak menerima dari bicara yang lain kecuali sesuatu untuk maslahat ummatnya. Mereka datang kepadanya sebagai orang-orang yang berziarah, namun mereka tiada meninggalkan tempat melainkan dengan berisi. Dalam riwayat lain mereka tiada berpisah melainkan sesudah mengumpul banyak faedah, dan mereka keluar dari majlisnya sebagai orang yang ahli dalam hal-ehwal agamanya.

Keadaannya di luar rumah

Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Kemudian saya bertanya tentang keadaannya di luar, dan apa yang dibuatnya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW ketika di luar, senantiasa mengunci lidahnya, kecuali jika memang ada kepentingan untuk ummatnya. Dia selalu beramah-tamah kepada mereka, dan tidak kasar dalam bicaranya. Dia senantiasa memuliakan ketua setiap suku dan kaum dan meletakkan masing-masing di tempatnya yang layak. Kadang-kadang dia mengingatkan orang ramai, tetapi dia senantiasa menjaga hati mereka agar tidak dinampakkan pada mereka selain mukanya yang manis dan akhlaknya yang mulia.

Dia selalu menanyakan sahabat-sahabatnya bila mereka tidak datang, dan selalu bertanyakan berita orang ramai dan apa yang ditanggunginya. Mana yang baik dipuji dan dianjurkan, dan mana yang buruk dicela dan dicegahkan. Dia senantiasa bersikap pertengahan dalam segala perkara, tidak banyak membantah, tidak pernah lalai supaya mereka juga tidak suka lalai atau menyeleweng, semua perkaranya baik dan terjaga, tidak pernah meremehkan atau menyeleweng dari kebenaran, orang-orang yang senantiasa mendampinginya ialah orang-orang paling baik kelakuannya, yang dipandang utama di sampingnya, yang paling banyak dapat memberi nasihat, yang paling tinggi kedudukannya, yang paling bersedia untuk berkorban dan membantu dalam apa keadaan sekalipun.

Majlisnya

Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya lalu bertanya pula tentang majlis Nabi SAW dan bagaimana caranya ? Jawabnya: Bahawa Rasulullah SAW tidak duduk dalam sesuatu majlis, atau bangun daripadanya, melainkan dia berzikir kepada Allah SWT Dia tidak pernah memilih tempat yang tertentu, dan melarang orang meminta ditempatkan di suatu tempat yang tertentu. Apabila dia sampai kepada sesuatu tempat, di situlah dia duduk sehingga selesai majlis itu dan dia menyuruh membuat seperti itu. Bila berhadapan dengan orang ramai diberikan pandangannya kepada semua orang dengan sama rata, sehingga orang-orang yang berada di majlisnya itu merasa tiada seorang pun yang diberikan penghormatan lebih darinya.

Bila ada orang yang datang kepadanya kerana sesuatu keperluan, atau sesuatu maslahat, dia terus melayaninya dengan penuh kesabaran hinggalah orang itu bangun dan kembali. Dia tidak pemah menghampakan orang yang meminta daripadanya sesuatu keperluan, jika ada diberikan kepadanya, dan jika tidak ada dijawabnya dengan kata-kata yang tidak mengecewakan hatinya. Budi pekertinya sangat baik, dan perilakunya sungguh bijak. Dia dianggap semua orang seperti ayah, dan mereka dipandang di sisinya semuanya sama dalam hal kebenaran , tidak berat sebelah. Majlisnya semuanya ramah-tamah, segan-silu, sabar menunggu, amanah, tidak pemah terdengar suara yang tinggi, tidak dibuat padanya segala yang dilarangi, tidak disebut yang jijik dan buruk, semua orang sama kecuali dengan kelebihan taqwa, semuanya merendah diri, yang tua dihormati yang muda, dan yang muda dirahmati yang tua, yang perlu selalu diutamakan, yang asing selalu didahulukan.

Ketika bersama sahabat-sahabatnya

Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya pun lalu menanyakan tentang kelakuan Rasulullah SAW pada orang-orang yang selalu duduk-duduk bersama-sama dengannya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW selalu periang orangnya, pekertinya mudah dilayan, seialu berlemah-lembut, tidak keras atau bengis, tidak kasar atau suka berteriak-teriak, kata-katanya tidak kotor, tidak banyak bergurau atau beromong kosong segera melupakan apa yang tiada disukainya, tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadanya, tidak suka menjadikan orang berputus asa. Sangat jelas dalam perilakunya tiga perkara yang berikut. Dia tidak suka mencela orang dan memburukkannya. Dia tidak suka mencari-cari keaiban orang dan tidak berbicara mengenai seseorang kecuali yang mendatangkan faedah dan menghasilkan pahala.

Apabila dia berbicara, semua orang yang berada dalam majlisnya memerhatikannya dengan tekun seolah-olah burung sedang tertengger di atas kepala mereka. Bila dia berhenti berbicara, mereka baru mula berbicara, dan bila dia berbicara pula, semua mereka berdiam seribu bahasa. Mereka tidak pernah bertengkar di hadapannya. Dia tertawa bila dilihatnya mereka tertawa, dan dia merasa takjub bila mereka merasa takjub. Dia selalu bersabar bila didatangi orang badwi yang seringkali bersifat kasar dan suka mendesak ketika meminta sesuatu daripadanya tanpa mahu mengalah atau menunggu, sehingga terkadang para sahabatnya merasa jengkel dan kurang senang, tetapi dia tetap menyabarkan mereka dengan berkata: “Jika kamu dapati seseorang yang perlu datang, hendaklah kamu menolongnya dan jangan mengherdiknya!”. Dia juga tidak mengharapkan pujian daripada siapa yang ditolongnya, dan kalau mereka mahu memujinya pun, dia tidak menggalakkan untuk berbuat begitu. Dia tidak pernah memotong bicara sesiapa pun sehingga orang itu habis berbicara, lalu barulah dia berbicara, atau dia menjauh dari tempat itu.

Ketika diamnya

Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Saya pun menanyakan pula tentang diamnya, bagaimana pula keadaannya? Jawabnya: Diam Rasulullah SAW bergantung kepada mempertimbangkan empat hal, iaitu: Kerana adab sopan santun, kerana berhati-hati, kerana mempertimbangkan sesuatu di antara manusia, dan kerana bertafakkur. Adapun sebab pertimbangannya ialah kerana persamaannya dalam pandangan dan pendengaran di antara manusia. Adapun tentang tafakkurnya ialah pada apa yang kekal dan yang binasa. Dan terkumpul pula dalam peribadinya sifat-sifat kesantunan dan kesabaran.

Tidak ada sesuatu yang boleh menyebabkan dia menjadi marah, ataupun menjadikannya membenci. Dan terkumpul dalam peribadinya sifat berhati-hati dalam empat perkara, iaitu: Suka membuat yang baik-baik dan melaksanakannya untuk kepentingan ummat dalam hal-ehwal mereka yang berkaitan dengan dunia mahupun akhirat, agar dapat dicontohi oleh yang lain. Dia meninggalkan yang buruk, agar dijauhi dan tidak dibuat oleh yang lain. Bersungguh-sungguh mencari jalan yang baik untuk maslahat ummatnya, dan melakukan apa yang dapat mendatangkan manfaat buat ummatnya, baik buat dunia ataupun buat akhirat.

(Nukilan Thabarani – Majma’uz-Zawa’id 8:275)

.

Bacaan berkaitan :

Antara mukjizat Nabi Muhammad S.a.w 

Nabi Muhammad s.a.w suka bersama orang miskin

Mengapa Rasulullah s.a.w sentiasa sihat dalam hidupnya?

Cara makan dan minum Rasulullah S.a.w

Cara pengubatan amalan Rasulullah S.a.w

Advertisements

Share this:

Like this:

Like Memuat... 571 Komen (+add yours?)
  1. Dialog antara muslim dan kristian « Blog Hikmah
    Mac 09, 2008 @ 18:56:54

  2. imankristen
    Nov 17, 2008 @ 11:18:56

    Salam Saudaraku….

    Ini merupakan kunjungan saya yang pertama sekali, apakah anda si “Death Magnetic” yang merekomendasikan blog ini di blog (islamkristen.wordpress.com) saya? Ataukah orang yang berbeda?

    Salah satu ciri blog saya adalah menampilkan seluruh pendapat forum, sekalipun itu tidak menyenangkan hati saya.

    Apakah blog ini juga demikian?

    Maaf sebelumnya, kita punya pendapat yang berbeda tentang Muhammad. Bukti-bukti yang saya termukan dari penelitian dan penyelidikan tentang Muhammad, tidaklah seperti yang anda tulis pada blog anda ini.

    Bagi saya Muhammad tidak lebih seperti Jengis Khan, atau Hitler yang semuanya tangan mereka penuh dengan darah untuk memperluas daerah jajahan mereka.

    Semuanya…., tangan pemimpin tersebut penuh darah…, kecuali Yesus. Itu adalah fakta sejarah.

    Salam.

    Balas

  3. Death Magnetic
    Nov 17, 2008 @ 13:17:07

    @ImanKristian

    Saya Death Magnetic sebenarnya bukan pemilik Blog ini, tetapi saya mengajak saudara, kerana saudara lebih sesuai untuk berdiskusi dengan saudara HIKMATUN, kerana dia mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang luas tentang Bible.

    Walaupun saya mempunyai sedikit kemampuan tetapi saya lebih respect pada HIKMATUN.

    Selamat datang saya ucapkan pada saudara ImanKristian yang belajar Islam.

    ————————————————————————–

    @Hikmatun

    Saudara, saya memohon maaf terlebih dahulu kerana saya promote Blog saudara tanpa bertanya saudara terlebih dahulu. Jujur saya katakan saya kagun dengan Diskusi saudara (Hikmatun) dengan Alexious (Kristian)

    Semoga Allah swt terus memberi kekuatan pada saudara untuk menjawab semua persoalan ImanKristian (Khatolik)

    Salam

    Balas

  4. Death Magnetic
    Nov 17, 2008 @ 13:22:29

    @Hikmatun dan Mahmud shah

    Saudara saya menjemput tamu Kristian untuk berdiskusi dengan saudara, imankristian membuat penelitian secara menyeluruh terhadap Al-Quran.

    Saya memilih saudara Hikmatun dan Mahmud Shah untuk memperjelaskan keadaan ini.

    Semoga Allah memberi kekuatan kepada saudara berdua dan seluruh umat. Amin

    Balas

  5. Hikmatun
    Nov 17, 2008 @ 23:31:54

    Salaam saudara Death magnetic. Tafaddhol saudara, blog ini saya dah wakafkan hehe.

    Apa2 pn saya pun bukannya arif sangat. Tapi i try my best la insyaAllah. Semoga Allah membantu kita semua menunjukkan jalanNya , amiin.

    Buat iman kristen : Anda telah menyamakan Nabi Muhammad S.a.w dengan Jengis Khan atau Hitler . Anda mahu tahu kerana apa anda berpendapat begitu?? Kerana anda membaca dari sumber yang salah, malah menafikan sumber yang benar.

    Mari saya jelas kan secara ringkas sahaja tentang perbezaan Muhammad S.a.w dengan Jengis Khan atau Hitler.

    Muhammad dan sahabat2 berjuang mempertahankan Islam dari diserang dan dikhianati oleh orang2 kafir dan musuh2 Allah. Sedangkan Jengis Khan, atau Hitler adalah mereka yang MENJAJAH dan MENAKLUKI negara lain demi inginkan KUASA dunia. Perbezaan itu budak sekolah tadika pun nampak hehe

    Seorang WIRA perlu berjuang, melawan KEJAHATAN dan KEZALIMAN. Sememangnya manusia diciptakan dalam keadaan suka berperang dan bergaduh sesama sendiri. Maka di pihak manakah kita mahu berada?? Itu pilihan masing2. Segala petunjuk dan tanda2 telah diberikan oleh Tuhan, maka gunakanlah akal fikiran yang waras dalam menentukan mana yang HAK dan mana yang BATHIL.

    Tiada ISTILAH WIRA atau HERO jika tiada perjuangan. Dan saya juga dengan segala hormatnya mempersilakan saudara imankristen untuk membaca kisah2 tentang Nabi Muhammad S.a.w dari sumber yang betul, bukannya dari sumber2 yang direka2 dan diada2kan demi kerana sakit hati terhadap Islam


    <Volver
    IDEAS J